Wisata Kuala Lumpur, Ini Dia 10 Tempat Yang Wajib Dikunjungi

by Awan Yulianto, Travel Blogger Indonesia

Berwisata ke ibukota negara tetangga kita, Malaysia ini memang sangatlah mudah. Dengan banyaknya jadwal penerbangan budget dari berbagai kota utama di Indonesia, membuat Kuala Lumpur jadi salah satu tujuan favorit. Selain kemudahan karena factor bahasa dan juga makanan yang hampir serupa, jalan-jalan ke Kuala Lumpur juga nyaman karena transportasi umumnya yang sangat baik.

Berikut adalah tempat-tempat wisata di Kuala Lumpur yang paling populer untuk kamu kunjungi saat kesana. Bisa liburan sambil belanja, wisata kuliner, foto-fot dan mengunjungi tempat-tempat bersejarahnya. Semua tempat wisata yang ditampilkan di bawah ini bisa dijangkau dengan kendaraan umum, sehingga kamu bisa berwisata hemat selama di kota ini.

1. Petronas Twin Towers (Menara Kembar Petronas)
Untuk yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Kuala Lumpur, ini adalah tempat yang wajib untuk kamu singgahi, Menara Kembar Petronas yang jadi ikon paling populer kota ini. Menara kembar ini memiliki 88 lantai, dengan tinggi 452 meter, menjadikannya sebagai menara kembar tertinggi di dunia.

Siang atau malam berfoto dengan latar belakang menara ini akan menjadi kenangan khusus, bahwa kita telah berkunjung ke Kuala Lumpur, dan Malaysia tentunya. Kalau punya budget lebih, kamu juga bisa naik ke Skybridge-nya, jembatan yang menghubungkan dua menara ini di ketinggian 170 meter. Harga tiket lumayan mahal sih… untuk dewasa MYR 84.80 dan anak-anak (usia 3-12 tahun) MYR 31.80. Tiket bisa pesan online di: eticket.petronastwintowers.com.my

Transportasi: Naik kereta LRT dari stasiun KL Sentral (atau stasiun terdekat dengan tempat kamu menginap), turun di stasiun LRT KLCC.

2. Kuala Lumpur City Centre (KLCC)
Nah, kalau kita naik kereta LRT ke KLCC, kita akan sampai di mal KLCC ini. Tapi sebenarnya KLCC adalah nama satu kawasan dimana Petronas Twin Towers juga berada, di sekitarnya ada hotel-hotel bintang lima, pusat perbelanjaan, restoran dan kafe serta taman kota, dimana kamu bisa menyaksikan atraksi air mancur yang menawan.

Fasilitas publik di Kuala Lumpur memang sangat bagus dan terawat, di taman ini kamu bisa jalan-jalan dan cari spot foto dengan latar belakang Menara Kembar Petronas, atau kalau datang kesini pagi hari seru juga untuk jogging atau olahraga lari. Malam hari kamu bisa duduk-duduk di pelataran samping kolam air mancur atau di kafe-kafe sekitar sini.

3. Aquaria KLCC
Mumpung lagi di sekitar KLCC, kamu juga bisa singgah ke Aquaria KLCC. Dari namanya kita sudah terbayang bahwa ini adalah sebuah akuarium raksasa, berisi sekitar 150 jenis biota laut, diantara 5.000 koleksinya ada tiger shark (hiu harimau), berbagai ular laut dan ikan piranha. Mereka ditempatkan dalam akuarium yang menyerupai habitat aslinya. Cocok sekali untuk dikunjungi bersama keluarga.


Serunya berkunjung bersama keluaraga ke Aquaria KLCC (Foto: visitkl.gov.my)

Jam Buka: 11:00 – 20:00
Lokasi: Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Kuala Lumpur City Centre
Tel: +603 2333 1888 / +603 2333 1975

4. Central Market & Kasturi Walk
Ada apa sih di Central Market Kuala Lumpur? Di sini lah kamu bisa cari oleh-oleh khas negeri Malaysia, berbelanja produk fashion dan jajanan. Central Market menempati sebuah gedung tua bergaya art deco, yang didirikan pada tahun 1888. Tahun berdirinya tempat ini bisa kamu temukan di depan gedung yang dulunya merupakan sebuah pasar tradisional. Di lantai atasnya ada food court yang menjual berbagai macam makanan, tidak hanya menu khas Malaysia saja, harganya juga terjangkau. Di samping Central Market ada Kasturi Walk, satu deret tempat belanja yang penuh dengan kios-kios kecil yang menjual souvenir dan berbagai pernak-pernik. Buka setiap hari dari jam 10.00 – 22.00.


Suasana di lorong yang menjual berbagai hasil kerajinan tangan di Central Market

Alamat: Jalan Hang Kasturi, 50050 Kuala Lumpur
Website: centralmarket.com.my
Transportasi: Naik kereta jalur Putra LRT, turun di stasiun LRT Pasar Seni. Atau naik KTM Commuter, turun di Kuala Lumpur Station dan jalan kaki sekitar 5 menit.
Bus KL Hop-On Hop-Off juga berhenti di seberang Central Market Kuala Lumpur.

5. Chinatown (Petaling Street)
Satu tempat belanja populer untuk beli oleh-oleh, khususnya t-shirt dan souvenir adalah Chinatown-nya Kuala Lumpur yang ada di Petaling Street ini. Lapak-lapaknya baru buka mulai siang hari hingga malam. Kalau mau tidak terlalu ramai memang lebih baik datang di siang hari. Berbagai macam barang dijual disini, mulai dari souvenir, produk fashion, mainan anak-anak, obat-obatan herbal hingga buah-buahan. Belanja di sini masih bisa tawar menawar, jadi bisa salurkan kemampuan kamu menawar.

Transportasi: Lokasinya tidak jauh dari Central Market Kuala Lumpur, bisa naik Putra LRT dan turun di stasiun LRT Pasar Seni, jalan kaki sekitar 5 menit.

6. Bukit Bintang
Siapa yang tidak pernah dengar tentang Bukit Bintang? Pasti semua sudah kan? Mal-mal terbesar di Kuala Lumpur bisa kamu temukan di sekitar daerah ini. Selain pusat perbelanjaan kota ini, di Bukit Bintang juga terdapat banyak restoran dan kafe, dimana kamu bisa santai sejenak setelah lelah berbelanja.


Pavilion, salah satu mall yang paling populer di kawasan belanja Bukit Bintang

Transporasi: Naik monorail dan turun di stasiun Bukit Bintang (monorail bisa naik dari KL Sentral).

7. Jalan Alor
Masih di kawasan Bukit Bintang, ini lah jalanan pusat kulinernya Kuala Lumpur. Jalan Alor merupakan surganya kuliner kota ini. Sebenarnya dari pagi hingga pagi lagi, kawasan ini jadi tempat andalan untuk mencari makan. Tapi saat senja menjelang lah, Jalan Alor semakin hidup. Penjaja makanan kaki lima mulai menggelar dagangannya, mulai dari seafood segar sampai es buah. Mulai dari hidangan khas Malaysia, sampai beragam masakan China, India, Thailand dan banyak lagi. Wajib singgah ke Jalan Alor saat kamu ke Kuala Lumpur.


Malam hari wajib singgah ke Jalan Alor, surganya kuliner di Kuala Lumpur

8. Sultan Abdul Samad Building
Lokasinya persis di seberang Dataran Merdeka, atau Merdeka Square yang merupakan sebuah tempat bersejarah bagi warga Malaysia, karena disini lah bendera negara ini pertama kali secara resmi dikibarkan. Sultan Abdul Samad Building merupakan sebuah bangunan yang terlihat bernuansa Islami, bergaya arsitektur Moor Kuala. Dibangun pada tahun 1897, dan diberi nama setelah sultan Selangor yang memerintah pada saat itu.

Dulunya merupakan gedung sekretariat untuk administrasi kolonial Inggris, yang dirancang oleh AC Norman, arsitek yang juga merancang sebuah bangunan historis lainnya di Kuala Lumpur, Masjid Jamek. Kini Sultan Abdul Samad Building berfungsi sebagai kantor Kementerian Informasi, Komunikasi, dan Pariwisata Malaysia.

Transportasi: Naik kereta LRT, dan turun di stasiun Masjid Jamek. Jalan kaki sekitar 10 menit, menuju ke arah Dataran Merdeka.

9. Batu Caves
Batu Caves merupakan salah satu kuil Hindu yang paling populer di luar negara India, didedikasikan untuk Dewa Murungan. Pintu masuk ke gua ini lokasinya sekitar 100 meter di atas permukaan tanah, untuk mencapai mulut gua pengunjung harus mendaki sekitar 272 anak tangga. Gua Batu kompleks kuil ini terdiri dari tiga gua utama dan beberapa yang lebih kecil. Yang terbesar, disebut sebagai Gua Cathedral atau Gua Kuil, dengan langit-langit berukir khas kuil Hindu.


Keramaian kuil Hindu di atas bukit, Batu Caves pada saat perayaan Thaipusam

Nama tempat ini diambil dari nama Sungai Batu yang mengalir melewati bukit ini, dan nama desa terdekat tempat kuil ini berada. Batu Caves juga menjadi tempat puncak perayaan festival Thaipusam di Malaysia. Satu lokasi yang menarik untuk berfoto jika kamu memiliki waktu lebih di Kuala Lumpur. Perjalanan dengan kereta KTM dari KL Sentral ke kuil ini memakan waktu sekitar 45 menit.

Jam Buka: 06:00 – 21:00
Alamat: Batu Caves, Sri Subramaniam Temple, Kuala Lumpur
Tel: +60 3 2287 9422

Transportasi: Naik kereta KTM Commuter dari KL Sentral menuju ke stasiun Batu Caves.

10. Putrajaya
Kota yang memiliki slogan World’s First Intelligent Garden City ini memang telah dirancang dengan sangat sempurna untuk menjadi pusat pemerintahan Malaysia, yang dipindahkan dari Kuala Lumpur sejak tahun 1999. Pemindahan pusat pemerintahan ini dikarenakan Kuala Lumpur yang dianggap terlalu padat dan macet. Putrajaya menjadi lokasi yang ideal karena jaraknya tidak terlalu jauh dari pusat Kuala Lumpur dan dapat dijangkau dengan kendaraan umum.


Keindahan Pink Mosque, Putrajaya (Foto: putrajaya.gov.my)

Kota ini terbilang sepi, namun asri dan nyaman untuk kita berkeliling. Salah satu tempat yang tidak boleh dilewatkan saat berkunjung ke Putrajaya adalah Masjid Putra dan Jembatan Seri Wawasan. Sesampainya di Putrajaya jika kita ingin berkeliling kota mudah saja, tinggal naik bus umum, dimana di stasiun Putrajaya Sentral tersedia papan peta kota Putrajaya dan rute-rute bus umum dan nomor bus untuk mencapai tempat-tempat tujuan wisata di Putrajaya.

Pilihan lainnya adalah dengan shuttle bus “Putrajaya Sightseeing” yang akan berhenti di 12 spot / objek wisata utama Putrajaya. Tiket dewasa RM15 dan anak-anak RM7. Bus beroperasi setiap hari, jam 10.30 dan 15.00 (Jum’at hanya jam 15.00 saja).

Transportasi:
* Dari daerah Pasar Seni (di belakang MyDin Hypermarket), naik bus 573A. Atau bus E1 (Rapid KL) dari Pasar Seni (LRT Station) ke stasiun Putrajaya Sentral.
* Dari KL Sentral, naik kereta Express Rail Link (ERL) KLIA Transit (bukan KLIA Ekspres), turun di stasiun Putrajaya & Cyberjaya.
* Dari Bandar Tasik Selatan (Terminal Bersepadu Selatan), naik kereta Express Rail Link (ERL) KLIA Transit (bukan KLIA Ekspres), turun di stasiun Putrajaya & Cyberjaya.

Gimana? Mudah kan untuk jalan-jalan sendiri mengunjungi 10 tempat wisata di Kuala Lumpur yang paling populer ini? Enjoy your holiday!

Follow Line@ @travelawan ( termasuk @ ) untuk update harga tiket promo, hotel dan tour!

3 comments

  1. Haiii..salam kenal..terima kasih artikelnya membantu sekali bwt referensi..
    Tanya yaa.. kalau pake “putrajaya Sightseeing” beli tiketnya dmn.
    Trs kalau misal.. kita stop di 1 tempat wisata karen keasyikan ehhh bis nya uda pergi..kita boleh naik bis selanjutnya? Mesti bayar lagi atau tdk?
    Terima kasih

    1. Halo mbak Vemi,

      Salam kenal juga ya. Untuk Putrajaya Sightseeing itu bisa ke counter-nya dan daftar. Nanti begitu keluar kereta tanya ke petugas yang ada di ruang kaca untuk lokasi counternya. Kita harus ikut jadwal, karena ini bukan tour hop on hop off, jadi tidak akan ada bus berikutnya. Harus tetap naik bus itu.

      Salam,
      Awan

  2. assalamualaikum kak awan..
    saya berencana berlebaran di kuala lumpur. saya baru pertama kali ke KL.
    saya dan keluarga akan menginap di kawasan bukit bintang.
    ada rekomendasi mesjid terdekat untuk sholat eid didekat sana? dan transportasi naik apa?
    terima kasih.

Tinggalkan Komentar