Yordania, Negara Indah Penuh Peninggalan Sejarah

by Awan Yulianto, Travel Blogger Indonesia
Ke Hong Kong 3,4 Jutaan Promo Cathay Pacific & Singapura 1,6 Jutaan Promo Singapore Airlines

Pada saat Kedutaan Besar Yordania dan Badan Pariwisata Yordania menggelar acara Jordan Tourism Board Business Dinner beberapa saat yang lalu, Duta Besar Yordania untuk Indonesia, Walid Al Hadid ungkapkan tiga hal yang menarik dari negara ini yang perlu diketahui para wisatawan untuk datang berkunjung. Saya yang saat itu juga hadir sangat tertarik dengan alasan pertama kenapa kita musti berwisata ke Yordania, yaitu karena negara ini bagai sebuah museum besar. Belasan ribu peninggalan sejarah penting dapat kita temukan, baik yang berhubungan dengan agama Islam maupun Kristen. Dan karena lokasinya yang strategis, Yordania juga sempat berada di bawah kendali kekaisaran-kekaisaran kuno seperti Yunani, Persia, Romawi, dan Bizantium.

(Keindahan Petra, salah satu Situs Warisan Budaya UNESCO terpopuler di Yordania)

Yordania pastinya merupakan salah satu negara yang masuk ke dalam ‘bucket list’ saya untuk dikunjungi. Satu situs peninggalan yang wajib dikunjungi adalah Jerash, kota Romawi terbesar yang ada di luar Italia. Sisa-sisa dari masa kejayannnya masih terawat dengan baik hingga kini. Jerash hanya berjarak sekitar satu jam jalan darat dari ibukota Amman, kecantikan kota tua ini pas banget untuk dinikmati sambil foto-foto… ‘Instagramable’ banget!

Lanjut ngomongin soal ‘bucket list’, pastinya berkunjung ke Petra sudah jadi impian saya sejak lama! Kota tua yang masuk list sebagai salah satu Tujuh Keajaiban Dunia ini jadi salah satu magnet terbesar wisatawan mengunjungi Yordania. Petra ditetapkan sebagai UNESCO World Heritage pada tahun 1985, dan ada beberapa tempat lain di Yordania yang masuk ke dalam daftar ini:
* Quseir Amra – Istana gurun atau tempat peristirahatan bagi para khalifah Umayyah, yang dibangun pada awal abad ke-8 dan masih terawat dengan baik

(Istana gurun ‘Quseir Amra’ yang juga masuk ke daftar UNESCO World Heritage)

* Um er-Rasas (Kastrom Mefa’a) – Situs arkeologi yang merupakan kota dari abad ke-5 yang dimulai sebagai sebuah kamp militer Romawi
* Situs Baptis Bethany (Al-Maghtas) – Terletak di tepi timur Sungai Yordan, sekitar sembilan kilometer sebelah utara Laut Mati, diyakini sebagai tempat pembabtisan Yesus Kristus.

(Loket sebelum masuk ke situs Bethany, situs pembabtisan Yesus Kristus)

Selain museum luar ruang yang tersebar di berbagai penjuru negara ini, Yordania juga terkenal sebagai negara yang punya banyak museum seru untuk dikunjungi bersama keluarga. Di King Husein National Park di ibukota Amman, kita bisa berkunjung ke The Children’s Museum yang dilengkapi perpustakaan dan planetarium, The Royal Automobile Museum – dengan koleksi mobil-mobilnya yang luar biasa yang dikumpulkan King Hussein Bin Talal semasa hidupnya. Ada lagi The Jordan Archaeological Museum, Jordan Museum of Popular Traditions, The Jordan National Gallery of Fine Arts, dan banyak lagi!

Ngga heran kan, kalau memang Yordania dapat julukan sebagai sebuah museum besar? Ini baru sebagian kecil aja, penasaran mau tau lebih banyak? Tunggu cerita jalan-jalan ke Yordania di blog Travelawan ya!

Leave a Reply