6 Tempat Wisata di Arab Saudi yang Memberikanmu Pengalaman Berbeda

by Awan Yulianto, Travel Blogger Indonesia
Booking & Update Tanggal Promo Airasia Jakarta-Bali PP IDR 755.000,- http://bit.ly/BookingAA

6 Tempat Wisata di Arab Saudi yang Memberikanmu Pengalaman Berbeda

Arab Saudi adalah sebuah negara di Asia Barat. Negara ini menjadi tujuan utama umat muslim dari seluruh dunia untuk melaksanakan rukun Islam yang kelima yaitu ibadah haji. Dengan sistem monarki dan hukum syariat Islam dalam pemerintahannya, ternyata berlibur ke negara ini akan memberikanmu pengalaman berbeda lho. Karena wilayah ini terbilang unik dengan banyaknya kawasan gurun dan salah satunya menjadi kawasan gurun terluas di dunia. Kalau kamu punya kesempatan untuk berlibur ke Arab Saudi, kamu wajib nih berkunjung ke 6 tempat istimewa ini.

1. Laut Merah

via viva.co.id

Laut Merah adalah tempat dimana Firaun tenggelam, disebut laut merah karena di Laut Merah terdapat banyak alang-alang dan ganggang yang pada musim panas membuat air laut terlihat kemerahan. Saat ini Laut Merah semakin berkembang menjadi tempat wisata populer dengan fasilitas lengkap, banyak resor baru yang dibangun di sana. Dan istimewanya di Laut Merah terdapat Masjid terapung Arrahmah yang terletak di tepi Laut Merah, pemandangan indah tersebut banyak membuat wisatawan penasaran ingin berkunjung kesana.

 2. Gunung Uhud

Gunung Uhud menyimpan sejarah panjang mengenai perjuangan Nabi Muhammad SAW dari Perang Uhud di tahun 625 silam, oleh karena itu tidak heran jika gunung yang terletak di Madinah ini menjadi destinasi wisata religi favorit. Di Gunung Uhud terdapat komplek pemakaman yang diberi pagar berjeruji setinggi 3 meter dan terlihat begitu sederhana, seperti makam Hamzah bin Abdul Muthalib dan Abdullah bin Jahsyi yang merupakan sepupu Nabi Muhammad SAW. Beruntunglah kamu jika punya kesempatan untuk mengunjungi tempat ini.

 3. Ibrahim Palace

via panoramio.com

Ibrahim Palace atau Istana Ibrahim adalah salah satu monumen bersejarah yang terletak di Ahsa Hofuf. Tempat ini memiliki arsitektur yang cantik, perpaduan antara model arsitektur baru dengan warisan arsitektur lokal yang muncul dalam bentuk lengkungan dan kubah dan hiasan di istana. Daerah ini dulunya adalah rute perdagangan terpenting di dunia. Di dalam Istana Ibrahim terdapat beragam fasilitas, seperti gudang senjata, galeri, serta masjid dengan kubah yang besar.

 4. King Fahd’s Mountain

via destinationksa.com

King Fahd’s Mountain adalah air mancur tertinggi di dunia yang terdaftar di Guinness World Records dengan ketinggian mencapai 1000 meter dan memiliki berat lebih dari 18 ton. Air mancur ini dibangun pada tahun 1980 dan merupakan sumbangan dari Raja Fahd bin Abdul Aziz. King Fahd’s Mountain dapat terlihat di seluruh kota Jeddah, dengan satu tembakan air saja secara vertikal ke udara dengan kecepatan 233 mil per jam. Luar biasa tingginya King Fahd’s Mountain hingga mengalahkan Menara Eiffel Paris.

 5. King Abdul Aziz Historical Center

via pinterest.com

King Abdul Aziz Historical Center lebih dari sekedar museum sejarah, arkeologi, budaya dan ilmiah tetapi juga menyajikan berbagai bidang seni, barang antik, dan beragam kegiatan ekonomi dan komersial. Seperti musem nasional yang menyediakan lingkungan pendidikan modern untuk masyarakat lokal dan wisatawan seperti anak-anak, keluarga, peneliti, dan lain-lain. Selain itu, museum ini menyediakan presentasi multimedia seperti program dokumenter dan simulasi yang dapat digunakan untuk menyajikan informasi tentang beberapa kejadian sejarah di Semenanjung Arab dengan cara yang menarik.

 6. Nasseef House

via archnet.org

Berada di kota Jeddah, Nasseef House dirancang oleh seorang arsitek Turki, dan oleh karena itu Nasseef House nampak lebih istimewa bila dibandingkan dengan rumah-rumah Jeddah lainnya. Pintu masuknya berada di utara, melalui tangga yang mengarah ke pintu berukir kayu yang terpusat pada ruang utama. Nasseef House juga memiliki pintu masuk khusus wanita disebelah barat. Kamar-kamarnya dihiasi dengan lukisan dinding, ukiran kayu, dan berbagai dekorasi yang berisi kaligrafi Arab. Dulunya, Nasseef House adalah tempat tinggal bagi Raja Abul Aziz Ibn Saud pada tahun 1925. Namun pada tahun 1975, pemerintah Saudi membeli rumah tersebut dan menetapkannya sebagai tempat bersejarah dan mengubahnya menjadi perpustakaan dengan 16.000 buku juga sebagai pusat kebudayaan untuk edukasi dan pameran.

Berkunjung ke Arab Saudi akan membuatmu semakin terpukau dengan sejarah yang khas dengan sentuhan Islam. Yuk, siapkan tiket dan berlibur ke Arab Saudi!

Kontributor : Siti Yulianingsih

Follow [email protected] @travelawan ( termasuk @ ) untuk update harga tiket promo, hotel dan tour!

Tinggalkan Komentar