Jalan-Jalan di Jepang, Jangan Kaget Kalau Disapa Pak Polisi

by Awan Yulianto, Travel Blogger Indonesia

Lagi Asyik Jalan-Jalan, Disamperin Polisi di Jepang

Cerita ini sih sebenarnya dari pengalaman jalan-jalan pertama saya ke Negeri Sakura beberapa tahun yang lalu. Saat itu saya mendaratnya di Osaka, yang termasuk dalam region atau wilayah Kansai. Setelah ambil bagasi dan keluar di arrival hall, hal yang pertama saya lakuin pastinya foto-foto dulu dengan latar belakang gambar yang bertuliskan “Welcome To Kansai”. Wajib kayanya ya…!

Cerita ini sih sebenarnya dari pengalaman jalan-jalan pertama saya ke Negeri Sak

Hal berikutnya yang langsung kepikiran adalah nukerin uang. Karena baru pertama kali ke airport ini… wajar lah kalau saya dan partner jalan-jalan saya clingak-clinguk berdua, cari plang bertuliskan ‘money changer‘, sambil menggeret koper kami.

Dari sudut mata saya waktu itu sempat lihat, ada seseorang berpakaian jas rapih ala intel, yang ngawasin kami berdua. Hemm… karena emang yang kepikiran adalah cari tempat penukaran uang, jadi ngga terlalu mikirin juga kenapa orang ini kesannya mantau gerak-gerik kita.

Kaget juga sih waktu beberapa detik kemudian si bapak ‘ala intel’ ini nyamperin kami. Setelah berusaha mencerna bahasa Inggris-nya yang berlogat Jepang, baru beberapa saat kemudian kami ngerti kalau dia minta kami perlihatin paspor. Saya dan partner saya agak bingung saling tatap-tatapan, kenapa ya? Dalam hati pastinya berharap jangan sampai kami kena masalah.

Setelah dia tanya berapa lama bakal tinggal di Jepang dan catat nama serta nomer paspor kami, dua buku bersampul hijau tua itu pun dikembalikan segera. Waktu kami tanya, “emangnya ada apa sih Pak?” (dalam bahasa Inggris tentunya), pak polisinya cuma bilang kalau ini untuk pengecekan aja. Sambil masih sedikit bingung, kami cuma berharap… duh, jangan sampe besok-besok ada masalah selama jalan-jalan disini!

Kejadian kedua juga saat kita lagi clingak-clinguk cari halte bus persis di depan Kyoto Station. Stasiun kereta yang megah banget ini juga masih termasuk dalam wilayah Kansai. Namanya juga baru pertama kali nginjekin kaki di Kyoto… jadi kita sibuk muterin kepala kiri-kanan, depan-belakang untuk cari-cari petunjuk.

Lagi sibuknya cari-cari, ada dua orang polisi lagi yang samperin kami dan tanyain tujuan kami kesini, sampai kapan tinggal di Jepang dan tentunya minta diperlihatin paspor untuk mereka catat data-datanya. Ngga lama sih, cuma ya deg-degan lagi jadinya, pake distopin polisi segala. Yang ada jadi kepikiran, apakah ini sudah jadi kebiasaan polisi di Kansai ya, untuk datain turis-turis bertampang bingung seperti kami? Atau karena mungkin negara ini terlalu aman, jadi polisinya cari kesibukan dengan mendata orang? Hehehe…

Kyoto Station, stasiun kereta api paling spektakuler di Jepang

Dari dua kejadian ini, saya jadi belajar, untuk lain kali jangan clingak-clinguk atau kelihatan bingung kalau lagi cari suatu tempat disini. Santai aja, dan jangan kelihatan kaya turis banget kali ya… woles bro!
Mungkin sih ini memang prosedur atau kebiasaan dari polisi di Kansai, karena waktu kami ke Tokyo, kalau ketemu polisi, dilirik pun ngga! Hehehe…

Anyway, yang namanya jalan-jalan bakalan kurang berkesan kalau ngga ada kejadian-kejadian seru, aneh, atau menarik yang bisa diceritain, ya ngga? Sekedar sharing aja nih buat teman-teman yang memang juga ada rencana untuk wisata kesana, supaya jangan kaget kalau lagi jalan-jalan disamperin sama polisi Jepang.

Follow [email protected] @travelawan ( termasuk @ ) untuk update harga tiket promo, hotel dan tour!


2 comments

Tinggalkan Komentar