Hati-Hati Kena Scam di Sekitar Grand Palace, Bangkok!

by Awan Yulianto, Travel Blogger Indonesia

Wisata Bangkok, Jangan Sampai Tertipu di Sekitar Grand Palace

Di tempat tujuan wisata populer, biasanya sering ada yang namanya praktek scam (penipuan) oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan berusaha mengeruk uang dari para turis. Tidak terkecuali di Bangkok, yang walau industri pariwisatanya sudah dikelola dengan sangat baik, tapi masih ada saja orang-orang yang ingin memanfaatkan situasi dan ketidaktahuan wisatawan yang datang ke ibukota Negeri Gajah Putih Ini. Bukan berarti Bangkok termasuk kota yang berbahaya lho… hanya kita tetap harus waspada dan abaikan tawaran dari orang-orang yang tidak kita kenal kalau tidak mau rugi.

Di depan pintu gerbang masuk ke Grand Palace sebenarnya juga sudah terpampang pa
Ingat-ingat ya… Grand Palace Bangkok, buka setiap hari!

Mungkin kamu juga pernah baca atau dengar tentang beberapa scam atau tindakan penipuan di kota ini. Tapi yang kali ini mau saya share adalah tentang Grand Palace scam, atau tindakan penipuan di seputar Grand Palace, yang merupakan tempat wisata utama di Bangkok. Di depan pintu gerbang masuk ke Grand Palace sebenarnya juga sudah terpampang papan peringatan, bagi wisatawan diminta untuk menghindari dan tidak meladeni orang yang tidak dikenal jika menawarkan berbagai hal. Juga setelah pintu masuk ada satu papan besar yang bertuliskan pemberitahuan bahwa Grand Palace buka setiap hari (open everyday).

Gimana sih modus penipuannya? Karena halaman Grand Palace yang sangat luas dan tertutup tembok tinggi, biasanya kalau kamu sedang jalan menuju ke pintu masuk utama Grand Palace, sering ada petugas yang menghampiri kita dan tanya, “Mau ke Grand Palace ya? Oh, Grand Palace-nya pagi ini lagi ditutup beberapa jam karena lagi dipakai untuk acara. Baru buka nanti siang, lebih baik jalan-jalan dulu ke tempat wisata lain di sekitar sini naik tuk tuk.
Dan kemudian petugas tersebut akan mengarahkan kita ke tempat antrean tuk tuk yang memang berjajar tidak jauh dari situ.

Sampai sekarang saya juga tidak tahu kenapa yang ‘kongkalikong’ melakukan scam ini adalah orang yang berseragam petugas. Pertama kali kena, seragam petugasnya mirip Tourist Police. Tapi di kesempatan lain ke Bangkok, waktu lagi jalan kaki sambil foto-foto di seputar tembok Grand Palace, yang menawarkan pakai seragam putih-putih, mirip seragam Marinir kalau di Indonesia. Dan awal tahun ini, lagi-lagi saya lihat dua petugas berseragam yang mencoba melakukan modus yang sama terhadap sekeluarga turis barat, di dekat pintu samping Grand Palace!

Tapi kalau kamu punya waktu yang terbatas dan tidak ada niatan untuk diajak berp
(Pintu masuk utama Grand Palace, langsung jalan menuju gerbang ini)

Seperti saya ceritakan diatas tadi, para petugas ini bekerjasama dengan sopir tuk tuk yang memang menunggu penumpang di sekitar lokasi, sehingga akhirnya kalau kita percaya bahwa tempat tersebut lagi ditutup, akan menerima tawaran untuk berkeliling ke tempat-tempat wisata lain dulu memakai tuk tuk tersebut dengan harga yang sangat murah. Dulu pertama kali ‘kena’, saya ditawarin naik tuk tuk untuk keliling cuma 60 baht.

Mungkin ada yang tanya, “Kok bisa sih ketipu?
Hehehe… yup, yang suka traveling kaya saya aja masih bisa ketipu! Gimana yang masih awam sama urusan traveling?
Pertama kali saya ‘tertipu’ itu adalah jaman belum trend yang namanya travel blog, jadi sama sekali ngga browsing internet untuk cari-cari info.

Selanjutnya, kalau kita terima tawaran tersebut maka biasanya kita bakal diajak untuk berkeliling dan singgah ke toko atau pabrik perhiasan (gems) dan toko tekstil, yang akan kasih komisi dan kupon bensin kepada sopir tuk tuk untuk membawa tamu ke tempat mereka, dan juga komisi jika sang tamu berbelanja disitu. Buat kita yang punya waktu terbatas, tentunya acara ‘keliling-keliling’ ini bakalan buang-buang waktu saja. Yang mustinya bisa langsung berkunjung ke Grand Palace, malah dibawa berputar-putar ke tempat yang sebenarnya tidak mau kita kunjungi.

Karena pernah ‘terbujuk’ tawaran ini, saya jadi dapat pengalaman tentang modus ini. Waktu itu mungkin saya lagi beruntung ya. Memang sih sopir tuk tuk-nya membawa singgah ke toko-toko tersebut, tapi keuntungannya saya juga bisa berkunjung ke beberapa tempat wisata lain yang saya minta, dengan ongkos tuk tuk yang lumayan murah. Sepanjang perjalanan saya juga ngobrol sama sopir tuk tuk-nya dan dia secara jujur cerita ke saya, kalau penumpangnya mau singgah ke salah satu toko tekstil, walau cuma lihat-lihat aja, dia bakal dapat kupon untuk isi bensin gratis beberapa liter.

Akhirnya pada kesempatan lain ke Bangkok bareng sama beberapa saudara, karena tante saya penasaran sama cerita saya ini, akhirnya malah kita yang ‘menjebakkan’ diri untuk keliling bersama tuk tuk yang mangkal di seputar Grand Palace. Berangkatlah kami dengan 2 tuk tuk, jalan ke salah satu pabrik perhiasan, toko tekstil dan kita request minta diantar ke daerah Dusit untuk foto-foto di depan Ananta Samakhom Throne Hall, yang bangunan dan suasana sekitarnya bagai di Eropa.

Memang scam/penipuan semacam ini, dimana petugas bekerjasama dengan sopir tuk tuk bisa memperburuk citra pariwisata di Bangkok. Apalagi kalau ternyata kita dapat pengalaman yang tidak mengenakkan. Kalau saya mungkin saat itu kebetulan dapat sopir tuk tuk yang tidak memaksa, jadi pengalamannya baik-baik saja.

Tapi kalau kamu punya waktu yang terbatas dan tidak ada niatan untuk diajak berputar-putar dengan tuk tuk, sebaiknya abaikan informasi atau tawaran orang/para petugas di luar pagar Grand Palace atau tempat wisata lainnya, dan tetap berjalan saja ke gerbang utama tempat wisata tersebut. Semoga jalan-jalan di Bangkok-nya lancar ya!

Follow [email protected] @travelawan ( termasuk @ ) untuk update harga tiket promo, hotel dan tour!


7 comments

  1. Kalau mengunjungi grand palace bertepatan dengan hari raya waisak kira2 buka gak yah??? Sangat butuh info nih…kebetulan datang saat tanggal 11 mei 2017 ini pas waisak…

    1. Halo mbak Puspa,

      Grand Palace cuma tutup pada saat ulang tahun Raja Thailand saja. Selain itu, Grand Palace selalu buka, sesuai jam bukanya sepanjang tahun.

      Salam,
      Awan

  2. Hallo … mau tanya dong.. kalau di grand palace ada penitipan barang ga ya? Soalnya rencananya dr bandara lgsg ke grand palace tanpa singgah hotel terlebih dahulu. Trimakasih.

    1. Halo mbak Laila,

      Kalo bawa tas besar atau koper sepertinya ngga ada tempat penitipan, mbak. Sebaiknya singgah titip koper / barang bawaan dulu di hotel tempat akan menginap, baru lanjut ke Grand Palace. Atau pergi di hari berikutnya.

      Salam,
      Awan

Tinggalkan Komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.