Wisata Bangkok, Wajib Jalan-Jalan ke Asiatique The Riverfront

by Awan Yulianto, Travel Blogger Indonesia

Wisata ke Bangkok, Wajib Jalan-Jalan ke Asiatique The Riverfront

Sore ini ada satu kawan lagi yang tanya di blog soal cara ke Asiatique The Riverfront, Bangkok. Saya jadi ingat kalau selama ini ternyata memang belum sempat nulis tentang tempat hangout dan belanja yang seru di tepian Sungai Chao Phraya ini.

Kalau ngga salah pertama saya ke Asiatique itu di bulan Mei 2012, waktu lagi siapin bahan untuk buku travel “Shortrip Bangkok-Pattaya”. Waktu itu sih masih belum semuanya buka, termasuk tempat show kabaret, Calypso Cabaret yang tadinya manggung di Asia Hotel. Nah, sejak itu setiap ke Bangkok pasti saya sempatin untuk singgah kesini, baik untuk jalan-jalan sambil ngopi-ngopi sore, atau juga memang datang untuk belanja dan nonton kabaret Calypso.

Konsep tempat ini seru banget! Jadi pada era tahun 1900-an, masa Raja Chulalongkorn berkuasa, negara-negara di Asia lagi was-was karena invasi dan penjajahan oleh bangsa-bangsa Eropa. Dengan pemikiran Raja Chulalongkorn yang maju, akhirnya beliau berinisiatif untuk bekerjasama dengan Denmark. Salah satu bentuk kerjasamanya adalah mendirikan dermaga untuk ekspor kayu jati yang dimiliki warga Denmark, Mr. Hans Nille Anderson yang punya perusahaan East Asiatique Company.

Dermaga ini jadi tonggak sejarah, sebagai awal dari perdagangan internasioanl antara Kerajaan Siam (nama Thailand sebelumnya) dengan negara-negara Eropa, dan ini juga jadi salah satu kunci Siam tetap bisa mempertahankan kemerdekaannya dan menjadi satu-satunya negara di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah. Itu dia kurang lebih sejarah singakat dari tempat yang sekarang populer jadi tempat hangout paling happening di Bangkok ini. Dermaga dan gudang-gudang East Asiatique Company ‘disulap’ jadi Asiatique The Riverfront.

Asiatique Kini…

Kenapa saya bilang kalau wisata ke Bangkok wajib jalan-jalan ke Asiatique The Riverfront? Karena tempat hangout dan belanja yang unik seperti tempat ini jarang bisa kita temuin di negara-negara lain di Asia Tenggara. Konsepnya yang matang, memadukan antara sejarah masa lalu dengan ke’kini’an terasa dengan adanya patung-patung perunggu dari para pelaku perdagangan di masa lampau, tersebar di beberapa sudut Asiatique.

Datang kesini pada malam hari memang seru, tapi menurut saya lebih asyik lagi kalau datangnya sore. Walau sebagian besar tempat disini baru buka sekitar jam 5-6 sore, tapi shuttle boat gratis Asiatique sudah beroperasi dari dermaga Sothorn/Central yang ada di dekat stasiun BTS Saphan Taksin, dari jam 4 sore sampai 11.30 malam. Kalau datang sore hari, kamu masih bisa foto-foto di pelataran samping sungai Chao Phraya, salah satu lokasi foto yang paling okey di Bangkok.

Menghadap ke pelataran luas yang memiliki pemandangan ke Chao Phraya ini, berjajarlah restoran-restoran dan kafe yang hadir dengan berbagai konsep menarik. Seru banget nih kalau ngopi-ngopi dan nikmatin snack sore, dan juga makan malam disini. Kalau malam ada beberapa kafe dan resto yang nampilin live music.

Gerai-gerai makanan dan jajanan juga banyak di bagian dalam tempat ini. Mulai dari makanan khas Thailand sampai mancanegara seperti Jepang, jajanan Korea dan Taiwan. Ada bubble tea, es krim mochi, jajanan mangga dan banyak lagi, untuk nemenin jalan-jalan sore menyusuri Asiatique. Harga pun murah, sekitar 25-50 baht.

Sementara kalau mau belanja, disini juga ngga kalah seru… mulai dari pernak-pernik tradisional Thailand, sampai produk-produk fesyen rancangan desainer lokal. Salah satu toko favorit saya adalah yang menjual berbagai barang vintage, mulai dari mainan ‘jaman dulu’, sampai pernak-pernik rumah yang seru, membawa nostalgia sendiri buat yang waktu kecil pernah punya mainan-mainan seperti yang dijual disini.

Oh ya, jangan lupa juga untuk naik ferris wheel atau bianglala ‘Bangkok Eyes’. Dari atasnya kamu bisa lihat pemandangan indah seputar Bangkok, walau tiketnya lumayan mahal juga sih, sekali naik 250 baht. Tapi untuk pengalaman nyobain sekali, kenapa ngga? Pulangnya, jangan lupa untuk singgah ke kios yang jual berbagai snack. Bisa untuk ngemil di hotel atau untuk oleh-oleh.

Puas jalan-jalan di Asiatique, kamu bisa balik naik shuttle boat-nya lagi dan sambung BTS. Jangan lupa perhatiin jadwal kapal dan juga lihat antrean, kalau akhir minggu pastinya akan lebih panjang. Tapi kalau males balik naik kapal, naik taxi juga bisa kok. Jangan lupa sempatin singgah ke Asiatique kalau jalan-jalan ke Bangkok!

Asiatique The Riverfront
Alamat: 2194 Charoenkrung Road, Wat Prayakrai, Bangkoleam, Bangkok
Telpon: +66 2 108 4488
Jam Buka: 17.00-11.30
Website: thaiasiatique.com

Transportasi: Paling mudah naik taxi, atau naik BTS ke Saphan Taksin Station dan lanjut naik shuttle boat gratis Asiatique dari Central/Sathorn Pier yang lokasinya di bawah stasiun BTS.

Follow [email protected] @travelawan ( termasuk @ ) untuk update harga tiket promo, hotel dan tour!


6 comments

  1. mas , kalo dermaga dari asiatique pasti ke sathorn kan tujuan nya, gak ada tujuan lagi,
    saya pertama bareng kawan jadi gak terlalu meratiin, yg kedua saya sama kawan yg blum pernah ke bangkok, so saya yg jadi petunjuk arahnya, makasih mas blog nya keren

    1. Halo kak Linda,

      Terima kasih ya udah mampir di blog Travelawan.
      Dari Sathorn Pier (dermaga), ada shuttle boat gratis yang ke Asiatique, jadi cari aja petunjuk untuk tempat antrean shuttle boat-nya (bukan di dermaga yang umum). Tujuannya langsung ke Asiatique, jadi ngga akan nyasar πŸ™‚ Met jalan2 ya.

      Salam,
      Awan

        1. Halo kak Ina,

          Di daerah Pratunam itu ada 2 BTS yang terdekat, yaitu stasiun Ratchathewi atau Chit Lom. Dari 2 stasiun ini tinggal beli tiket tujuan ke stasiun Saphan Taksin. Begitu naik BTS, nanti di stasiun Siam harus pindah jalur/pindah kereta. Turun disini dan cari jalur kereta yang menuju ke Bang Wa (Silom Line – tujuan akhir kereta di Bang Wa). Begitu udah naik kereta jalur hijau ini, nanti turun di stasiun Saphan Taksin. Turun di stasiun ini cari exit yang menuju dermaga Sathorn, pas keluar nanti jalan ke arah kiri, lihat ada keterangan tentang shuttle boat Asiatique yang baru mulai operasi dari jam 4 sore ya.

          Salam,
          Awan

Leave a Reply to Ina Dahli Soraya Cancel reply