Wisata Religi Yordania, Kunjungi Makam Nabi Yusha’ bin Nun

travelawan

Perjalanan ke Yordania adalah sebuah perjalanan impian bagi saya. Dari dulu emang pengen banget mengunjungi negara ini, apalagi setelah dengar dari beberapa teman yang berkunjung ke sana dan bilang kalau Yordania indah banget! Emang sih, kalau dulu yang selalu kebayang adalah keindahan Petra, yang masuk sebagai salah satu dari New 7 Wonders of the World. Tapi setelah diundang untuk datang ke Kedutaan Besar Kerajaan Yordania di Jakarta dan berbincang langsung dengan H.E. Walid Al Hadid, Duta Besar Yordania untuk Indonesia, ternyata banyak tempat-tempat lainnya yang tidak kalah menarik di negara ini.

Wisata Religi Yordania, Kunjungi Makam Nabi Yusha’ bin Nun, Travelawan
(Masjid dan makam Nabi Yusha’ bin Nun dekat kota Salt, Yordania)

Yordania memang terkenal dengan wisata sejarah dan wisata religinya. Beruntung sekali saya kali ini bisa jadi salah satu tamu Jordan Tourism Board yang dapat kesempatan untuk mengunjungi negara ini selama satu minggu bersama para jurnalis lainnya dari Indonesia. Kunjungan kali ini memang bertema Jordan – The Land of Faith, pas sekali dengan negara ini yang memiliki banyak tempat bersejarah bagi umat Islam, termasuk makam Nabi, diantaranya makam Nabi Nuh, Nabi Luth, Nabi Yahya dan juga makam Para Sahabat. Beberapa diantaranya kami kunjungi dalam perjalanan ke Yordania kali ini.

Di hari kedua kunjungan kami, dari Amman kami menuju ke makam Nabi Yusha’ bin Nun di dekat kota As-Salt dan Taman Nasional Zay. Ini adalah makam pertama yang kami kunjungi dalam rangkaian perjalanan ke Yordania kali ini. Walaupun namanya tidak disebutkan secara langsung di dalam Al-Qur’an, tapi Al-Qur’an mereferensikannya bersama dengan kisah Nabi Musa di dalam Al-Maydah, Al Kahfi dan Al-Waqi’ah. Beliau memiliki peranan yang cukup penting dalam sejarah. Merupakan murid dan pendambing Nabi Musa As. Bahkan setelah Nabi Musa meninggal, Yusha’ memimpin Bani Israel menguasai tanah Palestina (Kana’an) dan menyerbu kota Yerikho. Ia yang mengatur penempatan kedua belas suku Israel setibanya di Kana’an.

Baca juga:   Wisata Yordania, Ziarah ke Bethany Beyond the Jordan

Dikisahkan oleh Ibn Ishaq bahwa Nabi Yusha’ telah memimpin Bani Israel untuk membuka tanah di sekitar Palestina. Mereka tiba untuk berperang di waktu Ashar, pada hari Jumat. Maka saat itu Nabi Yusha’ memohon kepada Allah untuk memberhentikan matahari terbenam, agar tidak masuk hari Sabtu. Karena syarat waktu itu tidak dibenarkan berperang pada hari Sabtu, yang merupaka saatnya beribadah. Maka Allah mengabulkan doanya, mereka berperang dan mencapai kemenangan. Ini adalah salah satu mukjizat Allah kepadanya.

Wisata Religi Yordania, Kunjungi Makam Nabi Yusha’ bin Nun, Travelawan
(Makam Nabi Yusha’ bin Nun dengan ukuran yang panjang)

Makam Nabi Yusha’ bin Nun terletak di sebelah Barat Laut kota Salt, propinsi Balqa, sekitar 25 km arah Barat dari Kota Amman. Terletak di atas sebuah bukit yang dikenal oleh penduduk Salt sebagai Bukit Yusha’ yang tingginya 1130 meter di atas permukaan laut. Kabut pagi itu menyelimuti bukit ini dan menyambut kedatangan kami. Bangunan masjid yang biasanya ada di setiap makam, terlihat samar dari kejauhan tertutup oleh kabut. Masjid yang kini megah berdiri dulunya adalah sebuah bangunan masjid tua yang ada sejak jaman Usmani.

Wisata Religi Yordania, Kunjungi Makam Nabi Yusha’ bin Nun, Travelawan

Ketika masuk ke dalam ruangan tempat makam, kami melihat makam Nabi Yusha’ bentuknya panjang sekali. Tadinya kami mengira bahwa orang jaman dulu orangnya emang berbadan tinggi. Tapi Ramzi – tour guide kami bilang kalau makam dibangun dengan ukuran yang panjang karena lokasi makam yang sebenarnya tidak bisa ditentukan di sebelah mana lokasi persisnya.

Selesai berziarah ke makam ini, kami kembali ke bus dan siap menuju ke Salt. Pengalaman di kota ini dan kunjungan ke makam Para Nabi dan Sahabat Nabi lainnya akan saya ceritain di artikel berbeda. Jangan lupa nanti dibaca juga ya 🙂

Also Read

Tags

Leave a Comment