Ke Taipei, Singgah Menikmati Yehliu Geopark Naik Bus Umum

by Awan Yulianto, Travel Blogger Indonesia
Booking agoda tanpa kartu kredit? Klik disini

Wisata ke Taipei, Singgah Menikmati Keindahan Yehliu Geopark Naik Bus Umum

Ada rencana untuk wisata ke Taipei? Jangan sampai lewatkan untuk singgah ke Yehliu Geopark, yang berada di daerah Wanli, sekitar satu setengah jam dari Ibukota Taiwan ini. Tidak usah pusing memikirkan untuk ikut tur, karena sangat mudah untuk jalan sendiri naik bus umum.

Ada rencana untuk wisata ke Taipei? Jangan sampai lewatkan untuk singgah ke Yehl

Untuk pergi ke Yehliu, dengan mudah Anda bisa naik bus dari 2 lokasi, yang pertama dari Taipei Main Station, Anda tinggal jalan menuju Taipei West Bus Station. Mata kita harus jeli juga dan jangan malu bertanya ke petugas informasi, seperti yang saya lakukan waktu mencari Taipei West Bus Station , karena ternyata ada dua terminal, yaitu Terminal A dan B. Untuk bus ke Yehliu berada di Terminal A, jadi dari Taipei Main Station, kita harus jalan kaki dulu melewati lorong pertokoan, dan nanti lihat petunjuk di dinding sebelah kanan. Kemudian keluar di Exit Z3, setelah di atas, terminal stasiun bus ini ada di sebelah kanan. Anda tinggal naik Kuo-Kuang Bus No. 1815, yang berangkat sekitar setiap 20 menit sekali. Tiket bus dari sini NT$96 (sekitar Rp. 31.000).

Pilihan lain adalah menunggu bus yang sama, yaitu bus No. 1815 di stasiun MRT Taipei City Hall. Begitu naik ke lobby mal, nanti jalan ke tempat menunggu bus yang tersambung dengan area mal (indoor) dan tunggu diPlatform No. 7. Taipei City Hall Station adalah tempat pemberhentian terakhir sebelum bus masuk ke freeway. Dari sini tiket bus hanya NT$84 (sekitar Rp. 27.500). Walau naik dari Taipei City Hall lebih nyaman dan murah, tapi kalau bus sudah penuh, terpaksa kita harus berdiri atau menunggu bus berikut. Amannya memang naik dari Taipei Main Station.

 Bentuk Yehliu Geopark ini seperti semenanjung yang panjang menjorok ke laut, se

Setelah jalan lebih dari satu jam perjalanan, bus akan memasuki jalan yang berkelok-kelok seperti di Puncak, Jawa Barat, minus pemandangan perkebunan teh. Di samping kanan mulai terlihat hamparan lautan, dan bersiap-siap lah karena tak lama lagi akan sampai di Yehliu. Sang pengemudi bus meneriakkan “Yehliu”, dan berbondong-bondong dari dalam bus ini siap turun, hampir setengah isi bus. Mungkin karena hari Sabtu, maka banyak sekali yang kesana.

Tadinya saya kira akan menemukan jalanan yang kiri kananya berbentuk bukit dan pepohonan, ternyata yang tersaji adalah deretan ruko-ruko yang menjual seafood, sementara di samping kirinya merupakan dermaga yang dilabuhi kapal-kapal nelayan cukup besar, pemandangan yang menarik.

Yehliu atau Yeliou adalah merupakan kota nelayan kecil. Tidak heran restoran sea

Yehliu atau Yeliou adalah merupakan kota nelayan kecil. Tidak heran restoran seafood segar bertebaran dimana-mana. Dan nanti kalau Anda sudah selesai keluar dari Yehliu Geopark, terdapat juga sebuah market kecil yang menjual berbagai macam makanan olahan hasil laut. Snack seperti cumi dan gurita kering, ikan, udanh dan kepiting menghiasi hampir setiap kios.

Jalan menuju ke Yehliu Geopark sangat mudah, tinggal masuk ke jalanan di samping kiri pemberhentian bus, dan berjalan kaki lah mengikuti jalur cat biru di sebelah kiri selama kurang dari 10 menit, dan sampailah kita di pelataran parkir Yehliu yang sangat luas dan dipenuhi oleh bus-bus wisata yang membawa rombongan wisatawan dari berbagai negara, kebanyakan dari Korea, China dan tentunya beberapa rombongan dari Indonesia. Harga karcis untuk masuk ke geopark ini hanya NT$50 atau sekitar Rp. 16.000 saja.

Bentuk Yehliu Geopark ini seperti semenanjung yang panjang menjorok ke laut, sepanjang 1.700 meter. Nanti di ujungnya juga ada sebuah bukit kecil dimana Anda bisa naiki untuk melihat pemandangan sekitar dan hamparan laut lepas. Begitu menapak lebih dalam di jalanan setapak yang dibuat dengan rapih, terlihatlah batu-batuan yang telah terkikis indah oleh alam dan air laut, membentuk sebuah ladang batu dengan bentuk-bentuk unik.

Taman batu ini memang terlihat bagai tumbuh di sebuah gurun, karena warna dasar

Taman batu ini memang terlihat bagai tumbuh di sebuah gurun, karena warna dasar batuan di bawahnya juga kecokelatan. Dari bentuknya pun akhirnya mereka diberi nama. Ada Gorilla rock, karena memang terlihat seperti gorila, Fairy’s Shoes, kalau dilihat dari atas berbentuk seperti sebuah sepatu sandal, mushroom rocks dan yang paling kondang adalah Queen’s Face, karena dari satu sisi tertentu, batu ini memang terlihat anggun bagaikan tampak samping wajah seorang ratu.

Untuk berkeliling Yehliu Geopark memerlukan waktu setidaknya satu jam, sambil menikmati pemandangan sekitar dan foto-foto. Untung hari ini mendung selama saya berada disana. Was-was juga karena takut hujan, tapi tapi syukurlah udara kemudian semakin cerah.

Untuk berkeliling Yehliu Geopark memerlukan waktu setidaknya satu jam, sambil me
(Inilah primadona di Yehliu Geopark, batu The Queen’s Face)

Selain jajanan atau snack yang berada di pasar Gift of Yehliu, mencari makanan selain seafood memang agak susah. Tidak heran kalau 7-Eleven di seberang parkiran taman ini selalu penuh sesak, karena disini Anda dapat menemukan berbagai makanan dan minuman murah.

Seperti perginya, bus akan berhenti di beberapa pemberhentian di dalam kota Taipei, saya memutuskan untuk turun di MRT Zhongxiao Dunhua, karena berencana untuk lanjut ke MRT Da’an, mengunjungi restoran Din Tai Fung yang pertama berdiri. Tiket bus yang harus saya bayar kali ini adalah NT$91 (sekitar Rp. 29.000).

Puas sudah menyaksikan langsung keindahan bebatuan berbentuk unik di Yehliu, yan

Puas sudah menyaksikan langsung keindahan bebatuan berbentuk unik di Yehliu, yang merupakan salah satu tempat wisata alam terindah dan terbaik di Taiwan. Rasa penasaran saya pun hilang sudah, melihat Queen’s Rock yang berdiri anggun diterpa hembusan angin laut yang tiada henti.

Follow Line@ @travelawan ( termasuk @ ) untuk update harga tiket promo, hotel dan tour!

Leave a Reply